PENGUKURAN MAHASISWA
YANG MASUK DAN KELUAR MUSHOLA STTgarut
Reza Firmansyah
Jurnal Statistika & Probabilitas
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jln. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : 1306114@STTgarut.ac.id
ABSTRAK-Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data.Di dalam penyajian data statistik ada yang disebut dengan distribusi frekuensi, distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas.
Dalam hal ini, akan dipaparkan mengenai contoh kasus dalam penghitungan 50 Mobil tercepat di dunia. Data mobil tercepat tersebut diperoleh dengan hasil observasi langsung pada suatu waktu.
Kata Kunci – Menit banyaknya Mahasiswa masuk mushola STTgarut
BAB I PENDAHULUAN
Mushola merupakan tempat ibadah umat muslim dimana Mahasiswa STTgarut pada saat saat waktu sholat selalu melaksanakannya, oleh karena itu pencobaan perhitungan menit banyaknya mahasiswa masuk mushola STTgarut pada waktu ibadah.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Statistika merupakan ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat datanya. Dalam statistika dikenal dengan adanya populasi dan sampel. Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti, sedangkan sampel merupakan sebagian dari objek yang akan diteliti dan diharapkan memberikan gambaran tentang sifat dari keseluruhan objek/populasi.
Dalam jurnal ini saya akan menjelaskan tentang data yang disajikan dengan distribusi frekuensi, ukuran pemusatan data dan letak data.
Distribusi frekuensi adalah suatu susunan data yang dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas, dalam data nilai ini, data akan diubah kedalam tabel ditribusi frekuensi dan juga akan dihitung pusat data serta letak data.
Pemusatan Data
a) Rata-rata hitung (mean)
b) Rata-rata harmonis (harmonic mean)
c) Rata-rata ukur (geometric mean)
d) Median
e) Modus
Rumus untuk menentukan nilai ukuran pemusatan data tunggal :
a) Rata-rata hitung
X = total x / n
Rata-rata/Rataan/Mean Data Kelompok
fi= frekuensi untuk nilai xi yang bersesuaian
xi = rata-rata kelas
xi = rata-rata kelas
b) Rata-rata harmonis
H = n / total setengah x
c) Rata-rata ukur
GM = akar x1, x2, x3,...., xi
d) Median
Me = jumlah dua data ditengah / 2
Median Data Kelompok
Lo = tepi bawah dari kelas limit yang mengandung median
Me = nilai median
n = banyaknya data
Fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang memuat median
f0 = frekuensi kelas yang memuat median
c = panjang intreval kelas
Me = nilai median
n = banyaknya data
Fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang memuat median
f0 = frekuensi kelas yang memuat median
c = panjang intreval kelas
e) Modus merupakan data yang sering muncul.
Modus Untuk data Kelompok
keterangan
Mo = modus
c = panjang kelas (interval kelas)
Lo = batas bawah dari kelas modus,
fo = frekuensi kelas modus,
f1 = frekuensi dari kelas sebelum kelas modus,
f2 = frekuensi dari kelas setelah kelas modus
Mo = modus
c = panjang kelas (interval kelas)
Lo = batas bawah dari kelas modus,
fo = frekuensi kelas modus,
f1 = frekuensi dari kelas sebelum kelas modus,
f2 = frekuensi dari kelas setelah kelas modus
2. Ukuran Letak Data
Median, kuartil dan desil
Median, kuartil dan desil
Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan.
Quartil ada 3 yaitu : Q1 (kartil bawah), 2 ( Median ) , Q3 ( kuartil atas)
Dapat diperoleh dengan rumus :
Qi = Li + i / 4 n - ( ∑ f )i . p
Fi
Ket : Li = tepi bawah yang memuat kuartil bawah Qi
(∑f ) = jumlah frekuensi sebelumquartil bawah Qi
fi = frekuensi kelas yang memuat kuarti bawah Qi
i = 1,2,3
BAB III
KERANGKA KERJA KONSEPTUAL
1. Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilaksanakan dalam satu waktu pada tanggal 15 Maret 2015 di mushola STTgarut. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan cara observasi.
2. Merekap Data
Setelah data data tersebut terkumpul, kemudian data tersebut direkap.
3. Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi
4. Penghitungan menit keberapa paling banyak mahasiswa masuk mushola STTgarut.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Menyajikan data dalam tabel Distribusi Frekuensi
Diketahui data 50 menit mahasiswa masuk mushola sebagai berikut :
Tabel 4.1:Data mahasiswa masuk mushola per 1 menit
Mahasiswa masuk mushola STTG
|
7
|
5
|
3
|
4
|
4
|
5
|
3
|
4
|
6
|
3
|
8
|
5
|
3
|
6
|
2
|
4
|
2
|
4
|
2
|
2
|
3
|
6
|
2
|
4
|
6
|
3
|
5
|
8
|
5
|
3
|
6
|
3
|
2
|
4
|
2
|
3
|
5
|
2
|
2
|
3
|
4
|
7
|
2
|
2
|
4
|
2
|
3
|
2
|
2
|
2
|
Data tersebut diperoleh dari hasil penghitungan, kemudian setiap ukuran ditulis dalam kertas, dengan memproleh sebanyak 50 data, pada tabel diatas nilai min 2, nilai max 8, yang paling sering muncul adalah
- Nilai minimal = 2
- Nilai maksimal = 8
- Range = 6
- Kelas = 6
- Interval = 1.0
Tabel 1. Distribusi Frekuensi
Tabel distribusi frekuensi
| |
Max
|
8
|
Min
|
2
|
Rangge
|
6
|
Class
|
6
|
Interval Class
|
1.0
|
Tabel 2. Distribusi Frekuensi Relatif
Rekap data dalam tabel
| |||
Tepi bawah
|
Tepi atas
|
Turus
|
Frekuensi
|
2
|
3.0
|
26
|
52%
|
3
|
4.0
|
9
|
18%
|
4
|
5.0
|
6
|
12%
|
5
|
6.0
|
5
|
10%
|
6
|
7.0
|
2
|
4%
|
7
|
8.0
|
2
|
4%
|
50
|
100%
| ||
Tabel 3. Distribusi Kumulatif Kurang Dari
Tabel distributif komutatif
| |
Kurang dari
|
Frekuensi komulatif
|
1
|
0
|
2
|
26
|
3
|
35
|
4
|
41
|
5
|
46
|
6
|
48
|
7
|
50
|
Tabel 4. Distribusi Kumulatif Lebih Dari
Tabel distributif komutatif
| |
Lebih dari
|
Frekuensi komulatif
|
1
|
50
|
2
|
24
|
3
|
15
|
4
|
9
|
5
|
4
|
6
|
2
|
7
|
0
|
Tabel 7. Ogif Kurang dari
Tabel distributif komutatif
| |
Kurang dari
|
Frekuensi komulatif
|
1
|
0
|
2
|
26
|
3
|
35
|
4
|
41
|
5
|
46
|
6
|
48
|
7
|
50
|
Tabel 8. Ogif Lebih dari
Lebih
Dari
|
Frekuensi Komulatif
|
≥ 184
|
50
|
≥ 196
|
35
|
≥ 208
|
17
|
≥ 220
|
12
|
≥ 232
|
8
|
≥ 244
|
5
|
≥ 256
|
0
|
StatistikUkuranPusat Data Tunggal
Rata – rata hitung (data tunggal)
π₯ ̅=πππππππ’π ππ‘πππ‘ππ πππππ
∑ π₯=ππ’πππβππππππππ‘πππππππππ‘ππ
π=ππππ¦ππππ¦ππππ‘πππππππ‘ππ πππππ
Median
Untuk mencari median, data yang telah direkap harus diurutkan terlebih dahulu, seperti berikut :
7
|
5
|
3
|
4
|
4
|
5
|
3
|
4
|
6
|
3
|
8
|
5
|
3
|
6
|
2
|
4
|
2
|
4
|
2
|
2
|
3
|
6
|
2
|
4
|
6
|
3
|
5
|
8
|
5
|
3
|
6
|
3
|
2
|
4
|
2
|
3
|
5
|
2
|
2
|
3
|
4
|
7
|
2
|
2
|
4
|
2
|
3
|
2
|
2
|
2
|
KESIMPULAN
Berdasarkan kajian, tinjauan teori yang dimiliki, serta dari hasil analisis dan pengembangan terhadap data mahhasiswa yang masuk mushola yang diolah dengan distribusi frekuensi, maka dibuktikan bahwa penyajian data akan lebih mudah dan keakuratannya menjadi lebih baik. Namun jika ada satu kesalahan saja dalam penghitungan data, maka proses penghitungan selanjutnya akan lebih susah untuk diperbaiki. Jadi kita harus berhati-hati dalam menghitung data diatas dengan teliti.
.
UCAPAN TERIMAKASIH
Saya mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua tercinta dan rekan-rekan saya yang sudah memberikan dorongan, motivasi, serta bantuannya dan tak pernah henti hentinya memberikan Doa untuk penulis ,serta terima kasih kepada bapak eri satria yang telah memberikan waktu lagi untuk mengumpulkan tugas.
Daftar Pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar